DERU DEBU DUNIAWI
Pekat musim hujan kala bumi membata
Gerah tamanan menatap mendung yang menyapa
Ceria menghampiri insane yang terus tertawa
Pilu, kecewa,tersiksa apakah terasa?
Mengapa harus ceria kalau masih ada yang tersiksa
Kenapa…
Kenapa dunia amat kejam
Kala asa menyambut duka
Kenapa….
Kenapa harus ada dosa ..
Dosa asa,nafsu dan jiwa
Membengkak menjalar bagaikan kusta
Ada pelita yang mengobati luka-luka
Deras…!!
Deras zikir dan istighfar
Pelipur lara..
Lara dosa-dosa
Lara kecongkakan jiwa
Ijabah ya rabbi
Maghfirah dosa
Dalam gelombang denyut fatamorgana fana
Samalanga 11-september-2008
Jalaluddin H.Mukhtar
Pekat musim hujan kala bumi membata
Gerah tamanan menatap mendung yang menyapa
Ceria menghampiri insane yang terus tertawa
Pilu, kecewa,tersiksa apakah terasa?
Mengapa harus ceria kalau masih ada yang tersiksa
Kenapa…
Kenapa dunia amat kejam
Kala asa menyambut duka
Kenapa….
Kenapa harus ada dosa ..
Dosa asa,nafsu dan jiwa
Membengkak menjalar bagaikan kusta
Ada pelita yang mengobati luka-luka
Deras…!!
Deras zikir dan istighfar
Pelipur lara..
Lara dosa-dosa
Lara kecongkakan jiwa
Ijabah ya rabbi
Maghfirah dosa
Dalam gelombang denyut fatamorgana fana
Samalanga 11-september-2008
Jalaluddin H.Mukhtar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar